Karunia Allah
OPINI
Wijaya Kusumah
| 12 Januari 2010 | 09:55
147
6
4 dari 4 Kompasianer menilai Bermanfaat.
Google
Sumber: Google
Orang yang bertakwa akan mendapatkan karunia dari Allah. Karunia Allah untuk orang yang bertakwa sangatlah banyak sekali. Tak terhitung jumlahnya dan sulit bagi kita sebagai manusia untuk menghitungnya. Dalam buku Takwa yang pernah saya baca bberapa waktu lalu (saya lupa nama pengarangnya), ada beberapa karunia Allah yang akan kita dapatkan bila kita bertakwa kepadaNya.
Beberapa karunia Allah itu adalah:
1. Diberikan keberkahan oleh Allah dalam hidupnya
2. Diberikan rahmat oleh Allah dalam mengiringi derap langkahnya di dunia
3. Digembirakan di dunia dan di akhirat
4. Dipanjangkan umurnya oleh Allah dengan selalu melakukan kebaikan
5. Ditolong selalu oleh Allah bila mengalami kesulitan hidup
6. Diberikan hidayah oleh Allah sehingga hatinya selalu terjaga dengan baik
7. Diberikan ilmu pengetahuan yang luas oleh Allah
8. Dicintai dan disayangi oleh Allah
9. Dipelihara dan dijaga oleh Allah
10. Di puji sesama manusia dan mendapatkan pujian dari Allah
11. Diberi taufiq oleh Allah dengan amal sholeh
12. Diampunkan dosanya oleh Allah
13. Dianugerahi ketenangan hati oleh Allah
14. Diselamatkan dari kesusahan dan diberikan rezeki halal dari pintu yang tak diduganya
15. Dimudahkan segala urusannya oleh Allah
16. Dilipatgandakan pahalanya oleh Allah
17. Dimenangkan di dunia dan akhirat
18. Dimuliakan oleh Allah
19. Diterima amalnya oleh Allah
20. Diselematakan dari azab neraka
21. Dikekalkan dalam surga
Semoga apa yang saya tuliskan di atas bermanfaat buat kita semua yang ingin menjadi orang yang bertakwa. “Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang bertakwa”.
Allah berfirman dalam al-Qur’an:
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yag menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. Dan (juga) orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang yang beramal (Qs. Ali Imran 133-136).
Sabtu, 25 September 2010
penyaket aids
Penyakit AIDS
Kali ini saya akan mencoba membahas mengenai pengertian penyakit AIDS, penyebab penyakit AIDS, Pola atau cara penularan penyakit AIDS serta penanganan dan pengobatan yang diberikan kepada penderita penyakit HIV+ atau AIDS.
AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam tubuh manusia, yang mana virus ini menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun.
Virus HIV menyerang sel CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biak Virus HIV baru, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika tubuh kita diserang penyakit, Tubuh kita lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit dan akibatnya kita dapat meninggal dunia meski terkena influenza atau pilek biasa.
Ketika tubuh manusia terkena virus HIV maka tidaklah langsung menyebabkan atau menderita penyakit AIDS, melainkan diperlukan waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun bagi virus HIV untuk menyebabkan AIDS atau HIV positif yang mematikan.
# Cara Penularan virus HIV AIDS
1. Melalui darah. misalnya ; Transfusi darah, terkena darah HIV+ pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb.
2. Melalui cairan semen, air mani (sperma atau peju Pria). misalnya ; seorang Pria berhubungan badan dengan pasangannya tanpa menggunakan kondom atau pengaman lainnya, oral sex, dsb
3. Melalui cairan vagina pada Wanita. misalnya ; Wanita yang berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dsb.
4. Melalui Air Susu Ibu (ASI). misalnya ; Bayi meminum ASI dari wanita hiv+, Pria meminum susu ASI pasangannya, dsb.
Adapun cairan tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ antara lain Saliva (air liur atau air ludah), Feses (kotoran atau tinja), Air mata, Air keringat
serta Urine (Air seni atau air kencing).
# Tanda dan Gejala Penyakit AIDS
Seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda dan gejala yang khas, penderita hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut. Setelah kondisi membaik, orang yang terkena virus HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan perlahan kekebelan tubuhnya menurun/lemah hingga jatuh sakit karena serangan demam yang berulang. Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.
Adapun tanda dan gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya adalah seperti dibawah ini :
1. Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia). Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.
2. Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejala seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.
3. Berat badan tubuh. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.
4. System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.
5. System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.
6. Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah 'pelvic inflammatory disease (PID)' dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal).
# Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS
Kendatipun dari berbagai negara terus melakukan researchnya dalam mengatasi HIV AIDS, namun hingga saat ini penyakit AIDS tidak ada obatnya termasuk serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS. Adapun tujuan pemberian obat-obatan pada penderita AIDS adalah untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh, meningkatkan kualitas hidup bagi meraka yang diketahui terserang virus HIV dalam upaya mengurangi angka kelahiran dan kematian.
Kita semua diharapkan untuk tidak mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan berpulang ke rahmatull
Kali ini saya akan mencoba membahas mengenai pengertian penyakit AIDS, penyebab penyakit AIDS, Pola atau cara penularan penyakit AIDS serta penanganan dan pengobatan yang diberikan kepada penderita penyakit HIV+ atau AIDS.
AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam tubuh manusia, yang mana virus ini menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun.
Virus HIV menyerang sel CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biak Virus HIV baru, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika tubuh kita diserang penyakit, Tubuh kita lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit dan akibatnya kita dapat meninggal dunia meski terkena influenza atau pilek biasa.
Ketika tubuh manusia terkena virus HIV maka tidaklah langsung menyebabkan atau menderita penyakit AIDS, melainkan diperlukan waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun bagi virus HIV untuk menyebabkan AIDS atau HIV positif yang mematikan.
# Cara Penularan virus HIV AIDS
1. Melalui darah. misalnya ; Transfusi darah, terkena darah HIV+ pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb.
2. Melalui cairan semen, air mani (sperma atau peju Pria). misalnya ; seorang Pria berhubungan badan dengan pasangannya tanpa menggunakan kondom atau pengaman lainnya, oral sex, dsb
3. Melalui cairan vagina pada Wanita. misalnya ; Wanita yang berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dsb.
4. Melalui Air Susu Ibu (ASI). misalnya ; Bayi meminum ASI dari wanita hiv+, Pria meminum susu ASI pasangannya, dsb.
Adapun cairan tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ antara lain Saliva (air liur atau air ludah), Feses (kotoran atau tinja), Air mata, Air keringat
serta Urine (Air seni atau air kencing).
# Tanda dan Gejala Penyakit AIDS
Seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda dan gejala yang khas, penderita hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut. Setelah kondisi membaik, orang yang terkena virus HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan perlahan kekebelan tubuhnya menurun/lemah hingga jatuh sakit karena serangan demam yang berulang. Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.
Adapun tanda dan gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya adalah seperti dibawah ini :
1. Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia). Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.
2. Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejala seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.
3. Berat badan tubuh. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.
4. System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.
5. System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.
6. Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah 'pelvic inflammatory disease (PID)' dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal).
# Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS
Kendatipun dari berbagai negara terus melakukan researchnya dalam mengatasi HIV AIDS, namun hingga saat ini penyakit AIDS tidak ada obatnya termasuk serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS. Adapun tujuan pemberian obat-obatan pada penderita AIDS adalah untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh, meningkatkan kualitas hidup bagi meraka yang diketahui terserang virus HIV dalam upaya mengurangi angka kelahiran dan kematian.
Kita semua diharapkan untuk tidak mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan berpulang ke rahmatull
pilkada klaten
Pilkada
Sunarna-Hartini Unggul di Klaten
Senin, 20 September 2010 | 22:01 WIB
KLATEN, KOMPAS.com - Hasil penghitungan cepat sementara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klaten, Senin (20/9/2010) menunjukkan calon bupati petahana, Sunarna yang berpasangan dengan wakil bupati Sri Hartini unggul mutlak dalam pemilu kepala daerah Klaten hari ini.
Hasil penghitungan suara cepat atau quick count di Kantor KPU Klaten, hingga waktu terakhir pukul 20.30 WIB, Sunarna yang maju diusung PDI-P, Partai Demokrat, PPP dan Partai Keadilan Sejahtera sementara meraih 64.23 persen atau 318.638 suara.
Pantauan di Kantor KPU Klaten, hasil perolehan Sunarna jauh meninggalkan rivalnya dua pasangan calon bupati lainnya. Yaitu, pasangan Agus Winarno-Sri Kertati yang diusung Partai Golkar hanya meraih perolehan suara sementara 28 persen dan pasangan nomor urut tiga Sarjono-Agus Murtono yang dijagokan PAN, Partai Hanura dan Partai Gerindra hanya memperoleh 7 persen.
Ketua KPU Klaten, Ngatmin Sumarto mengatakan, proses pemungutan suara ternyata juga menggembirakan karena tingkat partisipasi pemilih tercatat 1.015.000 pemilih cukup tinggi. Kehadiran pemilih tetap di TPS rata-rata 60-70 persen, bahkan di sejumlah TPS di Kecamatan Jatinom, Klaten ada yang mencapai 75 persen.
Dengan hasil penghitungan sementara ini, kemungkinan Sunarno, Bupati Klaten yang terpilih 2005-2010 ketika itu melalui Partai Golkar akan menjabat kembali untuk periode 2010-2015. Pasangan Sunarna kali ini adalah Sri Hartini, tiada lain istri almarhum Haryanto, mantan Bupati Klaten periode 2000-2005.
Calon bupati Sunarno ketika ditemui menyatakan terharu atas kepercayaan yang masih diperoleh dari masyarakat Kabupaten Klaten. Kepercayaan yang begitu besar ini, menurut Sunarna, menjadi pemicu bagi dirinya untuk membangun Klaten lebih baik lagi lima tahun ke depan.
Proses pemungutan suara yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga pukul 13.00 tersebar di 2.473 tempat pemungutan suara, memperoleh penjagaan cukup ketat dari aparat kepolisian Klaten. Seluruh aktivitas pegawai negeri di Pemkab Klaten, para guru-guru dan anak-anak sekolah diliburkan satu hari guna mensukseskan pilkada Klaten. Satu peleton Brimob Polda Jateng dengan truk-truk yang siaga disiapkan di seputar alun alun Kota Klaten.
Sunarna-Hartini Unggul di Klaten
Senin, 20 September 2010 | 22:01 WIB
KLATEN, KOMPAS.com - Hasil penghitungan cepat sementara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klaten, Senin (20/9/2010) menunjukkan calon bupati petahana, Sunarna yang berpasangan dengan wakil bupati Sri Hartini unggul mutlak dalam pemilu kepala daerah Klaten hari ini.
Hasil penghitungan suara cepat atau quick count di Kantor KPU Klaten, hingga waktu terakhir pukul 20.30 WIB, Sunarna yang maju diusung PDI-P, Partai Demokrat, PPP dan Partai Keadilan Sejahtera sementara meraih 64.23 persen atau 318.638 suara.
Pantauan di Kantor KPU Klaten, hasil perolehan Sunarna jauh meninggalkan rivalnya dua pasangan calon bupati lainnya. Yaitu, pasangan Agus Winarno-Sri Kertati yang diusung Partai Golkar hanya meraih perolehan suara sementara 28 persen dan pasangan nomor urut tiga Sarjono-Agus Murtono yang dijagokan PAN, Partai Hanura dan Partai Gerindra hanya memperoleh 7 persen.
Ketua KPU Klaten, Ngatmin Sumarto mengatakan, proses pemungutan suara ternyata juga menggembirakan karena tingkat partisipasi pemilih tercatat 1.015.000 pemilih cukup tinggi. Kehadiran pemilih tetap di TPS rata-rata 60-70 persen, bahkan di sejumlah TPS di Kecamatan Jatinom, Klaten ada yang mencapai 75 persen.
Dengan hasil penghitungan sementara ini, kemungkinan Sunarno, Bupati Klaten yang terpilih 2005-2010 ketika itu melalui Partai Golkar akan menjabat kembali untuk periode 2010-2015. Pasangan Sunarna kali ini adalah Sri Hartini, tiada lain istri almarhum Haryanto, mantan Bupati Klaten periode 2000-2005.
Calon bupati Sunarno ketika ditemui menyatakan terharu atas kepercayaan yang masih diperoleh dari masyarakat Kabupaten Klaten. Kepercayaan yang begitu besar ini, menurut Sunarna, menjadi pemicu bagi dirinya untuk membangun Klaten lebih baik lagi lima tahun ke depan.
Proses pemungutan suara yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga pukul 13.00 tersebar di 2.473 tempat pemungutan suara, memperoleh penjagaan cukup ketat dari aparat kepolisian Klaten. Seluruh aktivitas pegawai negeri di Pemkab Klaten, para guru-guru dan anak-anak sekolah diliburkan satu hari guna mensukseskan pilkada Klaten. Satu peleton Brimob Polda Jateng dengan truk-truk yang siaga disiapkan di seputar alun alun Kota Klaten.
Selasa, 31 Agustus 2010
Minggu, 08 Agustus 2010
Mengumpulkan Bintik Hitam Matahari
Fenomena 2012
Mengumpulkan Bintik Hitam Matahari
Irwan Nugroho - detikNews
Sumedang - Seorang petugas Stasiun Pengamatan Dirgantara (SPD) Tandjungsari, Sumedang, Jawa Barat, menunjukkan selembar kertas karton putih yang diberi titik-titik hitam. Titik mirip noda itu merupakan bintik matahari yang diproyeksikan oleh teropong Celestron 8 mm.
"Bila ada bintik matahari yang muncul di bidang kertas ini, kemudian ditandai. Jadi kita tidak mengamati lewat teropong langsung dengan mata," jelas petugas itu saat berada di salah satu kubah teropong SPD milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).
Dari SPD yang didirikan pada 1975 tersebut, perilaku matahari terus dipantau. Ada kalanya bintik matahari atau sunspot muncul banyak dalam satu hari. Namun, sering pula sunspot itu tidak terjadi sama sekali. Sunspot terbentuk dari medan magnet di matahari, yang berpotensi menimbulkan ledakan (flare) dan badai matahari.
Fenomena badai matahari itulah yang ramai dibicarakan menyusul ramalan kiamat pada 2012 dan film mengenai bencana besar di bumi berjudul "2012". Menurut para peneliti Lapan, badai matahari memang diperkirakan terjadi pada tahun itu, namun tidak akan menimbulan efek seperti yang digambarkan oleh film garapan Rolland Emerich.
Mereka mengatakan perkiraan waktu datangnya badai itu belakangan berubah, karena hingga kini sunspot dalam jumlah besar belum muncul. Pada Kamis (11/12), sekitar pukul 15.00 WIB, mendung sedang menutup langit Sumedang, sehingga pengamatan terkendala. Namun sebelumnya, saat sinar sang surya tak terhalang apapun, beberapa bintik matahari terpantul pada bidang kertas yang diberi lingkaran itu.
"Datanya dikirim ke Bandung untuk diolah," kata petugas itu merujuk kantor Lapan yang berada di Bandung.
Sesungguhnya pengamatan matahari di SPD Tandjungsari tidak hanya dilakukan
dengan teropong Celestron buatan Australia itu saja. Banyak alat-alat lain yang dipasang di area seluas lapangan sepakbola itu untuk mendeteksi gejala-gejala matahari.
Sebut saja misalnya Solar Radio Spectograph. Peralatan mirip parabola ini untuk mendeteksi matahari berdasarkan gelombang radiomagnetik yang dipancarkan matahari. Setiap ada ledakan atau angin di matahari, alat ini dapat menangkap fenomena antariksa itu dalam waktu 8 menit saja.
"Alat ini arah gerakannya mengikuti pergerakan matahari," kata Kepala Bidang Matahari dan Antariksa Lapan Clara Y Yatini.
Clara menjelaskan, ada dua Solar Radio Spectograph yang dipunyai SPD
Tandjungsari. Band anthena C/D dengan kekuatan 18 MHz, dan satu lagi Band
Anthena B berkekuatan 57 MHz.
Berbeda dengan teropong Celestron, Solar Radio Spectograph dapat dioperasikan meski cuaca sedang buruk. Namun, tentu saja, bila malam hari, alat ini tidak digunakan untuk memantau perubahan matahari.
"Tapi kita sudah bekerjasama dengan stasiun pengamatan internasional," kata Clara.
Di sebelah Solar Radio Spectograph terdapat alat bernama Ionozonda. Ionozonda itu difungsikan untuk menganalisa badai ionosfer. Kemudian ada sekumpulan alat-alat yang pasang di area bernama "Taman Meteor". Di antaranya adalah Champbel Stokes layaknya bola kristal untuk mengukur berapa jam matahari bersinar tiap tahun. Kemudian sensor NO2 dan SO2 untuk mengukur curah hujan.
Di bagian kanan kubah teropong Celestron ada pula kubah teropong NGT. Teropong ini dipakai untuk pengamatan bintang pada malam hari.
Apakah pengunjung bisa mencoba mengintip matahari di sana? Tenang saja, SPD
Tandjungsari menyediakan satu teropong yang dikhususkan buat pengunjung, yakni Celestron Nextstar. Teropong yang berdekatan dengan pagar "Taman Meteor" itu satu generasi lebih tinggi dibanding Celestron.
"Banyak pengunjung yang datang ke ini. Biasanya anak-anak sekolah," kata seorang petugas SPD.
(irw/fay)
Mengumpulkan Bintik Hitam Matahari
Irwan Nugroho - detikNews
Sumedang - Seorang petugas Stasiun Pengamatan Dirgantara (SPD) Tandjungsari, Sumedang, Jawa Barat, menunjukkan selembar kertas karton putih yang diberi titik-titik hitam. Titik mirip noda itu merupakan bintik matahari yang diproyeksikan oleh teropong Celestron 8 mm.
"Bila ada bintik matahari yang muncul di bidang kertas ini, kemudian ditandai. Jadi kita tidak mengamati lewat teropong langsung dengan mata," jelas petugas itu saat berada di salah satu kubah teropong SPD milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).
Dari SPD yang didirikan pada 1975 tersebut, perilaku matahari terus dipantau. Ada kalanya bintik matahari atau sunspot muncul banyak dalam satu hari. Namun, sering pula sunspot itu tidak terjadi sama sekali. Sunspot terbentuk dari medan magnet di matahari, yang berpotensi menimbulkan ledakan (flare) dan badai matahari.
Fenomena badai matahari itulah yang ramai dibicarakan menyusul ramalan kiamat pada 2012 dan film mengenai bencana besar di bumi berjudul "2012". Menurut para peneliti Lapan, badai matahari memang diperkirakan terjadi pada tahun itu, namun tidak akan menimbulan efek seperti yang digambarkan oleh film garapan Rolland Emerich.
Mereka mengatakan perkiraan waktu datangnya badai itu belakangan berubah, karena hingga kini sunspot dalam jumlah besar belum muncul. Pada Kamis (11/12), sekitar pukul 15.00 WIB, mendung sedang menutup langit Sumedang, sehingga pengamatan terkendala. Namun sebelumnya, saat sinar sang surya tak terhalang apapun, beberapa bintik matahari terpantul pada bidang kertas yang diberi lingkaran itu.
"Datanya dikirim ke Bandung untuk diolah," kata petugas itu merujuk kantor Lapan yang berada di Bandung.
Sesungguhnya pengamatan matahari di SPD Tandjungsari tidak hanya dilakukan
dengan teropong Celestron buatan Australia itu saja. Banyak alat-alat lain yang dipasang di area seluas lapangan sepakbola itu untuk mendeteksi gejala-gejala matahari.
Sebut saja misalnya Solar Radio Spectograph. Peralatan mirip parabola ini untuk mendeteksi matahari berdasarkan gelombang radiomagnetik yang dipancarkan matahari. Setiap ada ledakan atau angin di matahari, alat ini dapat menangkap fenomena antariksa itu dalam waktu 8 menit saja.
"Alat ini arah gerakannya mengikuti pergerakan matahari," kata Kepala Bidang Matahari dan Antariksa Lapan Clara Y Yatini.
Clara menjelaskan, ada dua Solar Radio Spectograph yang dipunyai SPD
Tandjungsari. Band anthena C/D dengan kekuatan 18 MHz, dan satu lagi Band
Anthena B berkekuatan 57 MHz.
Berbeda dengan teropong Celestron, Solar Radio Spectograph dapat dioperasikan meski cuaca sedang buruk. Namun, tentu saja, bila malam hari, alat ini tidak digunakan untuk memantau perubahan matahari.
"Tapi kita sudah bekerjasama dengan stasiun pengamatan internasional," kata Clara.
Di sebelah Solar Radio Spectograph terdapat alat bernama Ionozonda. Ionozonda itu difungsikan untuk menganalisa badai ionosfer. Kemudian ada sekumpulan alat-alat yang pasang di area bernama "Taman Meteor". Di antaranya adalah Champbel Stokes layaknya bola kristal untuk mengukur berapa jam matahari bersinar tiap tahun. Kemudian sensor NO2 dan SO2 untuk mengukur curah hujan.
Di bagian kanan kubah teropong Celestron ada pula kubah teropong NGT. Teropong ini dipakai untuk pengamatan bintang pada malam hari.
Apakah pengunjung bisa mencoba mengintip matahari di sana? Tenang saja, SPD
Tandjungsari menyediakan satu teropong yang dikhususkan buat pengunjung, yakni Celestron Nextstar. Teropong yang berdekatan dengan pagar "Taman Meteor" itu satu generasi lebih tinggi dibanding Celestron.
"Banyak pengunjung yang datang ke ini. Biasanya anak-anak sekolah," kata seorang petugas SPD.
(irw/fay)
120 Siswa Jadi Satgas Narkoba
Selasa, 3 Agustus 2010 - 7:28 WIB
| More
BEKASI (Pos Kota) – Peredaran narkoba di lingkungan sekolah makin mengkhawatirkan. Ini harus menjadikan semua fihak lebih meningkatkan kewaspadaan. Termasuk di kalangan siswa sendiri.
Hal ini diwujudkan dalam pengukuhan Satgas Gerakan Nasional Anti Narkotika di Lingkungan Sekolah (Satgas Ganas) di Balai Patriot Kota Bekasi, kemarin. Sebanyak 120 kader Satgas Ganas dikukuhkan sebagai upaya meredam peredaran barang terlarang tersebut di sekolahan.
Petugas dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Suherman, menyebutkan kader tersebut akan mendapatkan bimbingan teknis. Mereka juga diharapkan bisa menumbuhkan peran serta aktif peserta didik dalam gerakan anti narkoba dan pencegahan HIV AIDS di sekolah.
Satgas dapat menjadi fasilitator pendidikan sebaya, meningkatkan jumlah peserta didik tingkat SLTA (SMA/SMK) yang mengetahui dan waspada terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV AIDS.
Selain itu untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan peserta didik
akan bahaya narkoba dan HIV AIDS. (chotim/B)
Bookmark and Share
| More
BEKASI (Pos Kota) – Peredaran narkoba di lingkungan sekolah makin mengkhawatirkan. Ini harus menjadikan semua fihak lebih meningkatkan kewaspadaan. Termasuk di kalangan siswa sendiri.
Hal ini diwujudkan dalam pengukuhan Satgas Gerakan Nasional Anti Narkotika di Lingkungan Sekolah (Satgas Ganas) di Balai Patriot Kota Bekasi, kemarin. Sebanyak 120 kader Satgas Ganas dikukuhkan sebagai upaya meredam peredaran barang terlarang tersebut di sekolahan.
Petugas dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Suherman, menyebutkan kader tersebut akan mendapatkan bimbingan teknis. Mereka juga diharapkan bisa menumbuhkan peran serta aktif peserta didik dalam gerakan anti narkoba dan pencegahan HIV AIDS di sekolah.
Satgas dapat menjadi fasilitator pendidikan sebaya, meningkatkan jumlah peserta didik tingkat SLTA (SMA/SMK) yang mengetahui dan waspada terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV AIDS.
Selain itu untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan peserta didik
akan bahaya narkoba dan HIV AIDS. (chotim/B)
Bookmark and Share
fungsi ginjal
Apakah fungsi ginjal ?
Ginjal merupakan organ penting dalam tubuh dan berfungsi untuk membuang sampah metabolisme dan racun tubuh dalam bentuk urin / air seni, yang kemudian dikeluarkan dari tubuh.
Apakah yang dimaksud dengan gagal ginjal ?
Gagal ginjal adalah keadaan penurunan fungsi ginjal, penimbunan racun dan sampah metabolisme. Berat ringannya gejala tergantung kerusakan ginjal yang terjadi.
Bagaimana gejala gagal ginjal ?
Gagal ginjal akan menimbulkan kumpulan gejala yang disebut sindroma uremi, berupa :
- Mual, muntah
- Nafsu makan menurun
- Sakit kepala, lemah
- Sering masuk angin
- Sesak nafas, kembung, diare
- Sering 'ceguken'
- Mula-mula sering kencing malam hari, kemudian kencing berkurang atau sama sekali tidak kencing
- Pada keadaan berat terdapat penurunan kesadaran disertai kejang-kejang
Ada berapa macam gagal ginjal ?
Gagal ginjal ada 2 macam :
- Gagal Ginjal Akut (GGA), timbulnya mendadak, bila dikelola baik akan sembuh sempurna.
- Gagal Ginjal Kronik (GGK), terjadinya perlahan-lahan, tidak dapat sembuh. Dengan berobat teratur dapat menghambat memburuknya fungsi ginjal.
Apa penyebab Gagal Ginjal Akut ?
- Penyebab pre renal : muntaber, perdarahan, luka bakar yang luas. - Penyebab renal : glomerulonefritis akut (muka sembab, kaki bengkak, tekanan darah meningkat, kadang disertai nyeri pinggang dan kencing berwarna merah), keracunan obat.
- Penyebab post renal : sumbatan saluran kemih (batu, tumor, bekuan darah, dsb). Ditandai nyeri pinggang hebat seperti diremas-remas, kadang-kadang kencing berwarna merah, berkurang atau sama sekali tidak kencing.
Apa penyebab Gagal Ginjal Kronik ?
Glomerulonefritis kronik (muka sembab, tekanan darah tinggi, kencing berkurang hilang timbul)
Diabetes melitus
Hipertensi
Batu ginjal
Obat-obatan
Apa yang harus dilakukan untuk mencegah gagal ginjal ?
Untuk mencegah terjadinya gagal ginjal, apabila anda menjumpai keadaan-keadaan seperti tersebut di atas, maka segeralah pergi dan konsultasikan dengan dokter anda. Lakukan pengecekan laboratorium terhadap urine, ureum dan kreatinin setiap 6 bulan sekali
Bagaimana mengelola gagal ginjal ?
Penatalaksanaan gagal ginjal :
- Konservatif : diet, obat-obatan dan kontrol teratur
- Terapi ginjal pengganti (TGP) : dilakukan bila cara konservatif tidak berhasil yaitu dengan cangkok ginjal
Ginjal merupakan organ penting dalam tubuh dan berfungsi untuk membuang sampah metabolisme dan racun tubuh dalam bentuk urin / air seni, yang kemudian dikeluarkan dari tubuh.
Apakah yang dimaksud dengan gagal ginjal ?
Gagal ginjal adalah keadaan penurunan fungsi ginjal, penimbunan racun dan sampah metabolisme. Berat ringannya gejala tergantung kerusakan ginjal yang terjadi.
Bagaimana gejala gagal ginjal ?
Gagal ginjal akan menimbulkan kumpulan gejala yang disebut sindroma uremi, berupa :
- Mual, muntah
- Nafsu makan menurun
- Sakit kepala, lemah
- Sering masuk angin
- Sesak nafas, kembung, diare
- Sering 'ceguken'
- Mula-mula sering kencing malam hari, kemudian kencing berkurang atau sama sekali tidak kencing
- Pada keadaan berat terdapat penurunan kesadaran disertai kejang-kejang
Ada berapa macam gagal ginjal ?
Gagal ginjal ada 2 macam :
- Gagal Ginjal Akut (GGA), timbulnya mendadak, bila dikelola baik akan sembuh sempurna.
- Gagal Ginjal Kronik (GGK), terjadinya perlahan-lahan, tidak dapat sembuh. Dengan berobat teratur dapat menghambat memburuknya fungsi ginjal.
Apa penyebab Gagal Ginjal Akut ?
- Penyebab pre renal : muntaber, perdarahan, luka bakar yang luas. - Penyebab renal : glomerulonefritis akut (muka sembab, kaki bengkak, tekanan darah meningkat, kadang disertai nyeri pinggang dan kencing berwarna merah), keracunan obat.
- Penyebab post renal : sumbatan saluran kemih (batu, tumor, bekuan darah, dsb). Ditandai nyeri pinggang hebat seperti diremas-remas, kadang-kadang kencing berwarna merah, berkurang atau sama sekali tidak kencing.
Apa penyebab Gagal Ginjal Kronik ?
Glomerulonefritis kronik (muka sembab, tekanan darah tinggi, kencing berkurang hilang timbul)
Diabetes melitus
Hipertensi
Batu ginjal
Obat-obatan
Apa yang harus dilakukan untuk mencegah gagal ginjal ?
Untuk mencegah terjadinya gagal ginjal, apabila anda menjumpai keadaan-keadaan seperti tersebut di atas, maka segeralah pergi dan konsultasikan dengan dokter anda. Lakukan pengecekan laboratorium terhadap urine, ureum dan kreatinin setiap 6 bulan sekali
Bagaimana mengelola gagal ginjal ?
Penatalaksanaan gagal ginjal :
- Konservatif : diet, obat-obatan dan kontrol teratur
- Terapi ginjal pengganti (TGP) : dilakukan bila cara konservatif tidak berhasil yaitu dengan cangkok ginjal
Langganan:
Postingan (Atom)