Rabu, 24 November 2010

sejarah islam

SEJARAH ISLAM DI INDONESIA



Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.

Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara, adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi., yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi'i. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M, yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.

Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M, belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Baru pada abad ke-9 H / 14 M, penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Para pakar sejarah berpendapat bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besar-besaran pada abad tersebut disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam, Malaka, Demak, Cirebon, serta Ternate. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran, keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab. Pesatnya Islamisasi pada abad ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya dan Sunda. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai, tidak dengan pedang, tidak dengan merebut kekuasaan politik. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil'alamin.

Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini, perdagangan dengan kaum Muslimin dari pusat dunia Islam menjadi semakin erat. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut, Yaman. Dalam Tarikh Hadramaut, migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. Namun setelah bangsa-bangsa Eropa Nasrani berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah-demi daerah di Nusantara, hubungan dengan pusat dunia Islam seakan terputus. Terutama di abad ke 17 dan 18 Masehi. Penyebabnya, selain karena kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan, juga karena berbagai peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis. Setiap kali para penjajah - terutama Belanda - menundukkan kerajaan Islam di Nusantara, mereka pasti menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berhubungan dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka. Maka terputuslah hubungan ummat Islam Nusantara dengan ummat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan ummat Islam Nusantara dengan akarnya, juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi.

Semenjak awal datangnya bangsa Eropa pada akhir abad ke-15 Masehi ke kepulauan subur makmur ini, memang sudah terlihat sifat rakus mereka untuk menguasai. Apalagi mereka mendapati kenyataan bahwa penduduk kepulauan ini telah memeluk Islam, agama seteru mereka, sehingga semangat Perang Salib pun selalu dibawa-bawa setiap kali mereka menundukkan suatu daerah. Dalam memerangi Islam mereka bekerja sama dengan kerajaan-kerajaan pribumi yang masih menganut Hindu / Budha. Satu contoh, untuk memutuskan jalur pelayaran kaum Muslimin, maka setelah menguasai Malaka pada tahun 1511, Portugis menjalin kerjasama dengan Kerajaan Sunda Pajajaran untuk membangun sebuah pangkalan di Sunda Kelapa. Namun maksud Portugis ini gagal total setelah pasukan gabungan Islam dari sepanjang pesisir utara Pulau Jawa bahu membahu menggempur mereka pada tahun 1527 M. Pertempuran besar yang bersejarah ini dipimpin oleh seorang putra Aceh berdarah Arab Gujarat, yaitu Fadhilah Khan Al-Pasai, yang lebih terkenal dengan gelarnya, Fathahillah. Sebelum menjadi orang penting di tiga kerajaan Islam Jawa, yakni Demak, Cirebon dan Banten, Fathahillah sempat berguru di Makkah. Bahkan ikut mempertahankan Makkah dari serbuan Turki Utsmani.

Kedatangan kaum kolonialis di satu sisi telah membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara, namun di sisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata. Hanya kalangan pesantren (madrasah) saja yang mendalami keislaman, itupun biasanya terbatas pada mazhab Syafi'i. Sedangkan pada kaum Muslimin kebanyakan, terjadi percampuran akidah dengan tradisi pra Islam. Kalangan priyayi yang dekat dengan Belanda malah sudah terjangkiti gaya hidup Eropa. Kondisi seperti ini setidaknya masih terjadi hingga sekarang. Terlepas dari hal ini, ulama-ulama Nusantara adalah orang-orang yang gigih menentang penjajahan. Meskipun banyak diantara mereka yang berasal dari kalangan tarekat, namun justru kalangan tarekat inilah yang sering bangkit melawan penjajah. Dan meski pada akhirnya setiap perlawanan ini berhasil ditumpas dengan taktik licik, namun sejarah telah mencatat jutaan syuhada Nusantara yang gugur pada berbagai pertempuran melawan Belanda. Sejak perlawanan kerajaan-kerajaan Islam di abad 16 dan 17 seperti Malaka (Malaysia), Sulu (Filipina), Pasai, Banten, Sunda Kelapa, Makassar, Ternate, hingga perlawanan para ulama di abad 18 seperti Perang Cirebon (Bagus rangin), Perang Jawa (Diponegoro), Perang Padri (Imam Bonjol), dan Perang Aceh (Teuku Umar).

(Bersambung)

Jumat, 29 Oktober 2010

wedus gembel

Merapi dengan Wedus Gembel....
Jumat, 26 Mei 2006 @ 08:54 WIB - Diari

Merapi tidak akan meletus apabila belum ada tanda tanda wedus gembel keluar dari kawah gunung tersebut ujar Mbah Marijan yang dianggap sebagai sesepuh kuncen gunung Merapi.

Oleh karena percaya dengan omongan Mbah Marijan maka masyarakat disekitar gunung Merapi itu enggan mengungsi dari rumahnya ketempat pengungsian yang telah disediakan oleh pemda Jateng.

Akan tetapi beberapa hari lalu Kawah gunung Merapi mulai menunjukkan aktivitasnya dengan menyemburkan kepulan kepulan asap yang oleh Mbah Marijan disebut dengan Wedus Gembel.

Mari kita saksikan bersama sama bagaimana wujud asap Wedus Gembel versi gunung Merapi itu.

merapi meletus

26 October 2010
Merapi Keluarkan Wedhus Gembel
Merapi Keluarkan Wedhus Gembel

Gunung Merapi mulai menampakkan indikasi erupsi. Sore tadi, gunung Merapi keluarkan wedhus gembel alias awan panas.

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono awan panas atau yang lebih dikenal warga sekitar sebagai wedhus gembel sudah terlihat dua kali.
"Pukul 17.02 dan 17.23 WIB," kata Surono saat dihubungi VIVAnews.com, Selasa 26 Oktober 2010.

Dengan adanya awan panas tersebut, kata dia, gunung Merapi sudah masuk fase erupsi.
Sementara Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandrio mengaku belum tahu seberapa besar erupsi yang terjadi dan mengarah kemana.
"Kita belum tahu kemana arah erupsi merapi karena puncak Merapi tertutup kabut. Namun dipastikan Merapi telah erupsi," tandasnya

Surono menegaskan, semua warga sudah diminta mengungsi sejak 25 Oktober 2010 lalu.
Dia meminta agar warga yang belum mengungsi segera pindah dari kawasan gunung Merapi karena status gunung ini sudah berbahaya.
Status Merapi menjadi Awas, Senin 25 Oktober 2010 pagi karena aktivitasnya terus meningkat. Sementara siang tadi material panas dimuntahkan dari puncaknya.

Sumber: nasional.vivanews.com

Sabtu, 25 September 2010

karunia allah

Karunia Allah
OPINI
Wijaya Kusumah
| 12 Januari 2010 | 09:55
147
6



4 dari 4 Kompasianer menilai Bermanfaat.
Google

Sumber: Google

Orang yang bertakwa akan mendapatkan karunia dari Allah. Karunia Allah untuk orang yang bertakwa sangatlah banyak sekali. Tak terhitung jumlahnya dan sulit bagi kita sebagai manusia untuk menghitungnya. Dalam buku Takwa yang pernah saya baca bberapa waktu lalu (saya lupa nama pengarangnya), ada beberapa karunia Allah yang akan kita dapatkan bila kita bertakwa kepadaNya.

Beberapa karunia Allah itu adalah:

1. Diberikan keberkahan oleh Allah dalam hidupnya
2. Diberikan rahmat oleh Allah dalam mengiringi derap langkahnya di dunia
3. Digembirakan di dunia dan di akhirat
4. Dipanjangkan umurnya oleh Allah dengan selalu melakukan kebaikan
5. Ditolong selalu oleh Allah bila mengalami kesulitan hidup
6. Diberikan hidayah oleh Allah sehingga hatinya selalu terjaga dengan baik
7. Diberikan ilmu pengetahuan yang luas oleh Allah
8. Dicintai dan disayangi oleh Allah
9. Dipelihara dan dijaga oleh Allah
10. Di puji sesama manusia dan mendapatkan pujian dari Allah
11. Diberi taufiq oleh Allah dengan amal sholeh
12. Diampunkan dosanya oleh Allah
13. Dianugerahi ketenangan hati oleh Allah
14. Diselamatkan dari kesusahan dan diberikan rezeki halal dari pintu yang tak diduganya
15. Dimudahkan segala urusannya oleh Allah
16. Dilipatgandakan pahalanya oleh Allah
17. Dimenangkan di dunia dan akhirat
18. Dimuliakan oleh Allah
19. Diterima amalnya oleh Allah
20. Diselematakan dari azab neraka
21. Dikekalkan dalam surga

Semoga apa yang saya tuliskan di atas bermanfaat buat kita semua yang ingin menjadi orang yang bertakwa. “Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang bertakwa”.

Allah berfirman dalam al-Qur’an:
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yag menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. Dan (juga) orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang yang beramal (Qs. Ali Imran 133-136).

penyaket aids

Penyakit AIDS

Kali ini saya akan mencoba membahas mengenai pengertian penyakit AIDS, penyebab penyakit AIDS, Pola atau cara penularan penyakit AIDS serta penanganan dan pengobatan yang diberikan kepada penderita penyakit HIV+ atau AIDS.

AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam tubuh manusia, yang mana virus ini menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun.

Virus HIV menyerang sel CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biak Virus HIV baru, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika tubuh kita diserang penyakit, Tubuh kita lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit dan akibatnya kita dapat meninggal dunia meski terkena influenza atau pilek biasa.

Ketika tubuh manusia terkena virus HIV maka tidaklah langsung menyebabkan atau menderita penyakit AIDS, melainkan diperlukan waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun bagi virus HIV untuk menyebabkan AIDS atau HIV positif yang mematikan.

# Cara Penularan virus HIV AIDS
1. Melalui darah. misalnya ; Transfusi darah, terkena darah HIV+ pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb.

2. Melalui cairan semen, air mani (sperma atau peju Pria). misalnya ; seorang Pria berhubungan badan dengan pasangannya tanpa menggunakan kondom atau pengaman lainnya, oral sex, dsb

3. Melalui cairan vagina pada Wanita. misalnya ; Wanita yang berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dsb.

4. Melalui Air Susu Ibu (ASI). misalnya ; Bayi meminum ASI dari wanita hiv+, Pria meminum susu ASI pasangannya, dsb.

Adapun cairan tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ antara lain Saliva (air liur atau air ludah), Feses (kotoran atau tinja), Air mata, Air keringat
serta Urine (Air seni atau air kencing).

# Tanda dan Gejala Penyakit AIDS
Seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda dan gejala yang khas, penderita hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut. Setelah kondisi membaik, orang yang terkena virus HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan perlahan kekebelan tubuhnya menurun/lemah hingga jatuh sakit karena serangan demam yang berulang. Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.

Adapun tanda dan gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya adalah seperti dibawah ini :

1. Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia). Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.

2. Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejala seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.

3. Berat badan tubuh. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.

4. System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.

5. System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.

6. Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah 'pelvic inflammatory disease (PID)' dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal).

# Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS
Kendatipun dari berbagai negara terus melakukan researchnya dalam mengatasi HIV AIDS, namun hingga saat ini penyakit AIDS tidak ada obatnya termasuk serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS. Adapun tujuan pemberian obat-obatan pada penderita AIDS adalah untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh, meningkatkan kualitas hidup bagi meraka yang diketahui terserang virus HIV dalam upaya mengurangi angka kelahiran dan kematian.

Kita semua diharapkan untuk tidak mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan berpulang ke rahmatull

pilkada klaten

Pilkada
Sunarna-Hartini Unggul di Klaten
Senin, 20 September 2010 | 22:01 WIB


KLATEN, KOMPAS.com - Hasil penghitungan cepat sementara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klaten, Senin (20/9/2010) menunjukkan calon bupati petahana, Sunarna yang berpasangan dengan wakil bupati Sri Hartini unggul mutlak dalam pemilu kepala daerah Klaten hari ini.

Hasil penghitungan suara cepat atau quick count di Kantor KPU Klaten, hingga waktu terakhir pukul 20.30 WIB, Sunarna yang maju diusung PDI-P, Partai Demokrat, PPP dan Partai Keadilan Sejahtera sementara meraih 64.23 persen atau 318.638 suara.

Pantauan di Kantor KPU Klaten, hasil perolehan Sunarna jauh meninggalkan rivalnya dua pasangan calon bupati lainnya. Yaitu, pasangan Agus Winarno-Sri Kertati yang diusung Partai Golkar hanya meraih perolehan suara sementara 28 persen dan pasangan nomor urut tiga Sarjono-Agus Murtono yang dijagokan PAN, Partai Hanura dan Partai Gerindra hanya memperoleh 7 persen.

Ketua KPU Klaten, Ngatmin Sumarto mengatakan, proses pemungutan suara ternyata juga menggembirakan karena tingkat partisipasi pemilih tercatat 1.015.000 pemilih cukup tinggi. Kehadiran pemilih tetap di TPS rata-rata 60-70 persen, bahkan di sejumlah TPS di Kecamatan Jatinom, Klaten ada yang mencapai 75 persen.

Dengan hasil penghitungan sementara ini, kemungkinan Sunarno, Bupati Klaten yang terpilih 2005-2010 ketika itu melalui Partai Golkar akan menjabat kembali untuk periode 2010-2015. Pasangan Sunarna kali ini adalah Sri Hartini, tiada lain istri almarhum Haryanto, mantan Bupati Klaten periode 2000-2005.

Calon bupati Sunarno ketika ditemui menyatakan terharu atas kepercayaan yang masih diperoleh dari masyarakat Kabupaten Klaten. Kepercayaan yang begitu besar ini, menurut Sunarna, menjadi pemicu bagi dirinya untuk membangun Klaten lebih baik lagi lima tahun ke depan.

Proses pemungutan suara yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga pukul 13.00 tersebar di 2.473 tempat pemungutan suara, memperoleh penjagaan cukup ketat dari aparat kepolisian Klaten. Seluruh aktivitas pegawai negeri di Pemkab Klaten, para guru-guru dan anak-anak sekolah diliburkan satu hari guna mensukseskan pilkada Klaten. Satu peleton Brimob Polda Jateng dengan truk-truk yang siaga disiapkan di seputar alun alun Kota Klaten.